Saengga Kampungku
A
Amandus Wayori
male vocals
light percussion
close-mic verses
airy doubles on the hook
Indonesian folk-pop with a warm mid-tempo pulse
gentle guitar strums
and a spacious ceremonial feel; verse stays intimate and story-led
pre-chorus opens with rising backing harmony
chorus lands on a chantable anchor with gang-style unison
bridge pulls back to near-acoustic before the final lift. Male vocals
subtle delay throws on the last word of each chorus
soft chimes and ocean-breeze swells between sections
bright and nostalgic mix
Creat pe mai 31, 2026
Versuri
[Verse 1]
Hooo...
Kenangan ku dulu terdampar di Wetenisi
Hanya pohon bakau yang membisu
Tapi itu menjadi saksi hidup moyangku
Sejak dulu hidup di sana
Waktu berganti
Hingga kini moyangku
Telah berpindah ke kampung Saengga
Dari tanah tua
Ke rumah yang baru
[Pre-Chorus]
Hooo...
Di sana jejakku tertinggal
Di sana darahku memanggil
Walau jauh aku berjalan
Namamu tetap di dada
[Chorus]
Saengga kampung halamanku
Sangat indah di sore hari, mat
Saengga kampung halamanku
Aku pasti pulang lagi
Siooohh Saengga
Tak bisa kulupakan
Siooohh Saengga
Tempat aku lahir
[Verse 2]
Tak bisa kulupakan
Walaupun dirantau
Pasti kukembali
Menemui sanak saudara
Di halaman rumah
Tawa masih tinggal
Di jalan tanah merah
Langkahku teringat
[Pre-Chorus]
Hooo...
Biar ombak bawa jauh
Biar malam panjang memanjang
Nama kampungku tetap utuh
Menuntun pulang pulang
[Chorus]
Saengga kampung halamanku
Sangat indah di sore hari, mat
Saengga kampung halamanku
Aku pasti pulang lagi
Siooohh Saengga
Tak bisa kulupakan
Siooohh Saengga
Tempat aku lahir
[Bridge]
Bila aku lelah
Kututup mata sebentar
Kulihat bakau
Kulihat wajah leluhur
Dan waktu berganti
Tak pernah memutus akar
Karena hatiku
Masih tinggal di sana
[Final Chorus]
Saengga kampung halamanku
Sangat indah di sore hari, mat
Saengga kampung halamanku
Aku pasti pulang lagi
Siooohh Saengga
Tak bisa kulupakan
Siooohh Saengga
Tempat aku lahir
Hooo...
Kenangan ku dulu terdampar di Wetenisi
Hanya pohon bakau yang membisu
Tapi itu menjadi saksi hidup moyangku
Sejak dulu hidup di sana
Waktu berganti
Hingga kini moyangku
Telah berpindah ke kampung Saengga
Dari tanah tua
Ke rumah yang baru
[Pre-Chorus]
Hooo...
Di sana jejakku tertinggal
Di sana darahku memanggil
Walau jauh aku berjalan
Namamu tetap di dada
[Chorus]
Saengga kampung halamanku
Sangat indah di sore hari, mat
Saengga kampung halamanku
Aku pasti pulang lagi
Siooohh Saengga
Tak bisa kulupakan
Siooohh Saengga
Tempat aku lahir
[Verse 2]
Tak bisa kulupakan
Walaupun dirantau
Pasti kukembali
Menemui sanak saudara
Di halaman rumah
Tawa masih tinggal
Di jalan tanah merah
Langkahku teringat
[Pre-Chorus]
Hooo...
Biar ombak bawa jauh
Biar malam panjang memanjang
Nama kampungku tetap utuh
Menuntun pulang pulang
[Chorus]
Saengga kampung halamanku
Sangat indah di sore hari, mat
Saengga kampung halamanku
Aku pasti pulang lagi
Siooohh Saengga
Tak bisa kulupakan
Siooohh Saengga
Tempat aku lahir
[Bridge]
Bila aku lelah
Kututup mata sebentar
Kulihat bakau
Kulihat wajah leluhur
Dan waktu berganti
Tak pernah memutus akar
Karena hatiku
Masih tinggal di sana
[Final Chorus]
Saengga kampung halamanku
Sangat indah di sore hari, mat
Saengga kampung halamanku
Aku pasti pulang lagi
Siooohh Saengga
Tak bisa kulupakan
Siooohh Saengga
Tempat aku lahir